Thursday, 20 August 2026

Materi fisika kelas 12A.1

  

1. Identitas

Nama Guru                            : Nurhayati, S.Pd.

Mata Pelajaran                    : Fisika

Kelas                                        : XII.F.A.1, 2,3

Judul Materi                         : Rangkaian Arus Bolak-Balik (AC)

2. Capaian Pembelajaran

Di akhir Fase F, peserta didik diharapkan memahami konsep-konsep rangkaian Arus Bolak-balik, serta mampu menerapkan prinsip Arus Bolak-balik  guna menjelaskan beragam fenomena dan penerapan teknologi dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam pembelajaran ini, peserta didik diharapkan dapat menganalisis konsep Rangkaian Arus Bolak-balik dan mengaplikasikannya untuk menguraikan cara kerja  Arus Bolak-balik (AC)

3. Tujuan Pembelajaran

Setelah menyelesaikan proses pembelajaran, peserta didik diharapkan dapat:

1.    Menganalisis besaran tegangan dan arus pada rangkaian arus bolak-balik (AC)

2.    Menganalisis rangkaian resistor, induktor, dan kapasitor pada arus AC

3.    Menganalisis daya dan resonansi pada rangkaian RLC

Mindful Learning (Berkesadaran)

Peserta didik diajak untuk mencermati berbagai peralatan listrik di sekeliling mereka yang menggunakan arus bolak-balik (AC), misalnya lampu rumah, kipas angin, televisi, hingga peralatan elektronik lainnya. Dari situ, peserta didik menyadari bahwa arus dan tegangan yang mengalir pada peralatan tersebut sesungguhnya berubah-ubah arah secara periodik, bukan konstan seperti pada arus searah (DC).

Meaningful Learning (Bermakna)

Peserta didik mengaitkan konsep rangkaian AC dengan penggunaan komponen resistor, induktor, dan kapasitor pada berbagai perangkat elektronik. Mereka mengkaji bagaimana ketiga komponen tersebut memengaruhi besar arus, tegangan, dan daya listrik, serta memahami mengapa suatu rangkaian dapat mengalami kondisi resonansi.

Joyful Learning (Menggembirakan)

Guru mengajak peserta didik melakukan simulasi sederhana atau mengamati animasi gelombang sinusoidal tegangan dan arus AC. Peserta didik berdiskusi, menghitung besaran-besaran pada rangkaian R, L, C, dan mengerjakan soal kontekstual sehingga suasana belajar menjadi lebih hidup dan menyenangkan.

4. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

No.

Tujuan Pembelajaran (TP)

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Materi Pokok

Indikator Ketercapaian

1

Peserta didik dapat menganalisis besaran tegangan dan arus pada rangkaian arus bolak-balik (AC)

Peserta didik mengamati grafik gelombang sinusoidal tegangan dan arus AC, kemudian menghitung nilai maksimum, nilai efektif (rms), dan nilai rata-rata dari besaran tersebut

Besaran Tegangan dan Arus AC

Peserta didik dapat menentukan nilai tegangan dan arus maksimum, efektif (rms), serta rata-rata pada rangkaian AC

2

Peserta didik dapat menganalisis rangkaian resistor, induktor, dan kapasitor pada arus AC

Peserta didik mengkaji perilaku resistor, induktor, dan kapasitor saat dialiri arus AC, lalu menentukan reaktansi induktif, reaktansi kapasitif, dan impedansi rangkaian

Rangkaian Resistor, Induktor, dan Kapasitor pada Arus AC

Peserta didik dapat menghitung reaktansi, impedansi, dan beda fase antara tegangan dan arus pada rangkaian R, L, C

3

Peserta didik dapat menganalisis daya dan resonansi pada rangkaian RLC

Peserta didik menyelidiki hubungan antara frekuensi sumber dengan reaktansi induktif dan kapasitif untuk menemukan kondisi resonansi, serta menghitung daya pada rangkaian RLC

Daya dan Resonansi pada Rangkaian RLC

Peserta didik dapat menentukan frekuensi resonansi serta menghitung daya nyata, daya reaktif, dan faktor daya pada rangkaian RLC

 

5. MATERI

A. Ayat Al-Qur'an yang Berkaitan dengan Materi

QS. Az-Zumar Ayat 5

خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ بِالْحَقِّ ۖ يُكَوِّرُ اللَّيْلَ عَلَى النَّهَارِ وَيُكَوِّرُ النَّهَارَ عَلَى اللَّيْلِ ۖ وَسَخَّرَ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ ۖ كُلٌّ يَجْرِي لِأَجَلٍ مُّسَمًّى ۗ أَلَا هُوَ الْعَزِيزُ الْغَفَّارُ

Artinya: “...Dia menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang atas malam, dan Dia menundukkan matahari dan bulan, masing-masing beredar menurut waktu yang ditentukan...” (QS. Az-Zumar: 5)

Kaitan dengan materi:

Ayat ini menggambarkan bagaimana malam dan siang saling bergantian menutupi satu sama lain secara terus-menerus dan teratur, sebuah proses yang berulang mengikuti pola tertentu. Fenomena pergantian ini dapat dianalogikan dengan arus bolak-balik (AC), yaitu arus listrik yang arah dan besarnya berubah secara periodik mengikuti pola gelombang sinusoidal terhadap waktu. Sebagaimana pergantian siang dan malam terjadi dengan keteraturan yang telah ditetapkan Allah, arus AC pun mengalir bolak-balik dengan frekuensi yang tetap dan teratur. Ayat ini mengajak peserta didik untuk merenungkan keteraturan ciptaan Allah, yang polanya juga dapat ditemukan dan dipelajari dalam berbagai fenomena kelistrikan di sekitar kita.
















6. Contoh Soal

Soal 1 — Nilai Efektif (RMS) 
Sebuah sumber tegangan AC memiliki tegangan maksimum sebesar 100√2 volt. Nilai tegangan efektif (RMS) sumber tersebut adalah ....

A. 50 V

B. 70,7 V

C. 100 V

D. 141,4 V

E. 200 V

Pembahasan:

 Hubungan antara tegangan maksimum dan tegangan RMS adalah:

 Vᵣₘₛ = V₀/√2

 Dengan V₀ = 100√2 V:

 Vᵣₘₛ = 100√2/√2 = 100 V

 Jadi, tegangan efektifnya adalah 100 V.


7. REFLEKSI




10 comments:

  1. Assalamualaikum ibu , saya Annisa Zahra Nabilla XII.A1

    Kaitannya dengan QS. Az-Zumar ayat 5 yaitu sama-sama menunjukkan keteraturan ciptaan Allah. Arus AC berubah secara teratur dan periodik, seperti pergantian siang dan malam yang terjadi secara teratur

    Yang saya pahami dari blog di atas yaitu tentang rangkaian arus bolak-balik (AC). Saya jadi lebih memahami tentang tegangan dan arus AC, komponen R, L, C, daya AC, serta resonansi. Arus dan tegangan AC dapat berubah besar dan arahnya secara teratur atau periodik. Saya juga mengetahui tentang nilai RMS, yaitu nilai efektif AC yang dapat disamakan dengan nilai DC dalam menghasilkan efek yang sama.
    Selain itu, saya memahami bahwa terdapat tiga komponen utama dalam rangkaian AC, yaitu resistor, induktor, dan kapasitor. Saya juga mengetahui bahwa reaktansi menentukan seberapa besar induktor dan kapasitor menghambat arus bolak-balik. Pada rangkaian RLC seri, ketiga komponen tersebut digabungkan dan impedansi (Z) digunakan untuk menyatukan pengaruh ketiganya dalam menentukan besar arus yang mengalir. Saya juga memahami bahwa frekuensi dapat memengaruhi reaktansi induktor dan kapasitor.
    Saya juga memahami tentang resonansi dalam kehidupan sehari-hari. Resonansi dapat dimanfaatkan dalam berbagai alat, seperti radio, filter elektronik, dan metal detector. Resonansi terjadi ketika rangkaian berada pada frekuensi tertentu sehingga pengaruh induktor dan kapasitor menjadi seimbang.
    Dari ringkasan dan exit ticket, saya dapat mengingat kembali poin-poin penting dari materi, seperti AC yang berubah secara periodik, nilai RMS, RLC, impedansi, daya AC, dan resonansi. Dengan adanya referensi dan contoh yang diberikan pada blog, saya jadi lebih mudah memahami materi dan menghubungkan konsep rangkaian AC dengan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
    terimakasii ibu, atas meterinya 🩷🩷

    ReplyDelete
    Replies
    1. MasyaAllah... Literasi kamu bagus Annisa.. semangat selalu belajar konsep fisikanyaa ya..

      Delete
  2. Nama : M.Alfarizi Tisyana
    Kelas XII.IPA 1
    Hadir

    Pembahasan Materi
    arus dan tegangan AC berubah besar dan arah secara teratur atau periodik.
    AC memiliki tiga komponen yaitu Resistor (R), Induktor (L), dan Kapasitor (C).
    setiap komponen memiliki pengaruh yg berbeda terhadap arus dan tegangan.Rangkaian RLC memiliki impedansi, daya AC di pengaruhi faktor daya dan frekuensi mempengaruhi reaktansi induktor serta kapasitor
    contoh dalam kehidupan sehari hari :
    Radio
    dengan memilih salah satu stasiun dari banyaknya sinyal dengan mengubah C atau L hingga f⁰ cocok dengan frekuensi stasiun

    kesimpulan :
    Rangkaian AC sangat dipengaruhi oleh frekuensi dan perbedaan fase. Pada kondisi resonansi, impedansi menjadi minimum dan arus menjadi maksimum. Konsep AC dan resonansi banyak digunakan dalam peralatan seperti radio, filter elektronik, dan metal detector.

    ReplyDelete
  3. MasyaAllah.. Alfarizi.. literasi kamu ok.. semangat selalu belajarnya ya..

    ReplyDelete
  4. assalamualaikum wr wb ibu
    nama:jasmine assalwa m
    kelas: 12.IPA 1
    materi hari ini mengenai listrik bolak balik
    listrik bolak balik adalah arus listrik yang arah dan besarnya selalu berubah secara teratur membentuk gelombang sinus, listrik ini berubah secara periodik terhadap waktu dan dapat mengalir dalam dua arah
    Besaran Dalam Listrik Bolak balik yaitu
    • arus bolak balik ( l )
    arus yang nilainya berubah terhadap waktu
    • tegangan yang nilainya berubah terhadap waktu
    AC memiliki nilai nilai yaitu
    1. nilai efektif
    Nilai yang terbaca pada alat ukur (seperti voltmeter) dan dirasakan sebenarnya oleh alat elektronik.
    2.nilai maksimum
    itu di tunjukkan oleh osiloskop
    3.nilai rata rata
    nilai yang di anggap setara dengan nilai arus dan tegangan searah yang tetap, yang memindahkan sejumlah muatan yang sama dalam waktu yang sama
    rangkaian rlc yaitu menggunakan hambatan, induktor dan kapasitor yang membuat hambatan total bergantung pada frekuensinya
    jadi secara singkat listrik bolak-balik adalah jenis listrik yang dinamis dan fleksibel. Listrik ini menjadi tulang punggung sistem energi modern karena paling aman dan efisien untuk menyalurkan tenaga listrik dalam skala besar ke berbagai tempat.

    ReplyDelete
  5. Assalamualaikum ibu ini Maheswari Ghina Anindya dari kelas 12 ipa 1, izin meringkaskan materi dari blogger ibuu.. jadi di blogger ibu sedang menjelaskan tentang listrik AC (arus bolak-balik) adalah arus yang besar dan arahnya berubah secara teratur. besaran yang perlu dipahami itu ada amplitudo, frekuensi, periode, nilai RMS, dan beda fase utk membaca tegangan serta arus.

    laluu ada 3 komponen utama AC yaitu resistor (R), induktor (L), dan kapasitor (C). resistor membuat tegangan dan arus sefase. pada induktor tegangan memimpin arus, sedangkan kapasitor arus memimpin tegangan. reaktansi ini digunakan untuk menunjukan besar hambatan, kalau resistor r dia nilainya tetap, kalau induktor dia akan menolak frekuensi yg lebih tinggi, kalau kapasitor dia akan menolak frekuensi yg lebih rendah.

    pada rangkaian RLC seri, reaktansi dan hubungan fase bergantung pada jenis komponen serta frekuensi. sedangkan daya AC dipengaruhi oleh beda fase antara tegangan dan arus. di blogger ibu juga di jelaskan tentang resonansi yg terjadi ketika pengaruh induktor dan kapasitor saling meniadakan (terjadi saat efek induktor dan kapasitor sama
    besar, tetapi berlawanan arah) contoh dlm kehidupan sehari hari nya yaitu radio, filter elektronik, & metal detector

    ReplyDelete
  6. Nama:Asifa Ardiyanti
    Kelas:12.F.A.1
    Hadir
    Assalamualaikum ibu saya asifa ardiyanti sudah memahami dan membaca materi pada blogger ibu,baik pada materi ibu menjelaskan
    menjelaskan tentang arus dan tegangan yang berubah secara periodik. Dalam rangkaian AC terdapat tiga komponen utama, yaitu resistor (R), induktor (L), dan kapasitor (C). Ketiga komponen tersebut memiliki sifat dan pengaruh yang berbeda terhadap arus serta tegangan.

    Materi ini juga membahas reaktansi, impedansi, sudut fase, dan daya AC. Reaktansi pada induktor dan kapasitor dipengaruhi oleh frekuensi. Impedansi digunakan untuk menentukan hambatan total pada rangkaian AC, sedangkan sudut fase menunjukkan perbedaan antara tegangan dan arus.

    Selain itu, terdapat pembahasan mengenai resonansi pada rangkaian RLC. Resonansi terjadi ketika reaktansi induktif dan reaktansi kapasitif sama besar, sehingga arus dalam rangkaian menjadi maksimum. Konsep resonansi ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya pada radio, filter elektronik, dan metal detector.

    ReplyDelete
  7. assalamualaikum ibuu, saya eva novita dari kelas 12 ipa 1, kesimpulan dari apa yg sudah saya pelajari hari ini yg materinya tentang rangkaian arus bolak balik adalah : arus bolak balik (ac), arus & tegangan ac berubah secara periodik mengikuti sinusiodal terhadap waktu.
    Pada rangkaian AC terdapat komponen resistor (R), induktor (L), dan kapasitor (C) yg memiliki sifat dan pengaruh berbeda terhadap arus dan tegangan.
    1. resistor (R) : tegangan arus berubah bersama
    2. induktor (L): menyimpan energi dlm medan magnet
    3. kapasitor (C): menyimpan energi dlm medan listrik
    selain itu pd kondisi resonansi, rangkaian dapat menghasilkan arus maksimum karena pengaruh induktor dan kapasitor saling menyeimbangkan. terimakasih ibu untuk materinya hari ini 🙏🏻

    ReplyDelete
  8. farros aisy raudho
    12.ipa.1
    hadir

    rangkuman
    Rangkaian AC memiliki tegangan dan arus yang berubah sinusoidal, dengan nilai terukur berupa nilai efektif (RMS). Pada rangkaian RLC seri, resistor menjaga tegangan dan arus sefase, induktor membuat tegangan mendahului arus, sedangkan kapasitor membuat arus mendahului tegangan. Gabungan hambatan ketiganya menghasilkan hambatan total yang disebut impedansi (Z), di mana nilainya dipengaruhi oleh frekuensi sumber arus.
    Saat reaktansi induktor dan kapasitor bernilai sama, terjadi fenomena resonansi. Kondisi ini membuat hambatan total mencapai titik terendah (Z = R), sehingga arus listrik dan daya dapat mengalir secara maksimal. Prinsip ini banyak dimanfaatkan pada penala radio, filter sinyal, dan detektor logam.
    Kesimpulannya, frekuensi sumber AC menentukan besarnya hambatan total rangkaian RLC, dan efisiensi arus serta daya tertinggi dicapai saat terjadi kondisi resonansi.

    ReplyDelete

  9. Assalamualaikum wr wb, saya Anantya Safira Hanum Santosa dari XII IPA 1, izin menjelaskan kembali terkait materi yang ibu berikan.
    Jadi materi ini berisikan tentang Rangkaian Arus Bolak Balik (AC) arus bolak-balik atau AC adalah arus yang berubah secara teratur terhadap waktu. Arus AC dapat dijelaskan melalui amplitudo, frekuensi, periode, nilai efektif, dan beda fase. Lalu ada 3 komponen ; Resistor, induktor, dan kapasitor yg memberikan respons yang berbeda terhadap arus AC. Resistor memiliki tegangan dan arus yang sefase, sedangkan induktor dan kapasitor menyebabkan adanya perbedaan fase antara tegangan dan arus.

    Dalam rangkaian RLC seri, impedansi digunakan untuk menentukan besar arus yang mengalir dalam rangkaian. Besarnya daya yang digunakan juga dipengaruhi oleh faktor daya dan perbedaan fase. Ketika pengaruh induktor dan kapasitor saling meniadakan, rangkaian mengalami resonansi. Pada kondisi tersebut impedansi menjadi paling kecil sehingga arus menjadi paling besar. Resonansi memiliki banyak penerapan, salah satunya pada radio untuk memilih frekuensi tertentu, filter elektronik untuk menyaring sinyal, dan metal detector untuk mendeteksi keberadaan logam.

    ReplyDelete

Materi fisika kelas 12.A.3

   1. Identitas Nama Guru                              : Nurhayati, S.Pd. Mata Pelajaran                      : Fisika Kelas                ...